Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mendikdasmen: Sastra berperan bentuk karakter murid

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyatakan bahwa sastra berperan penting dalam membentuk karakter, mengembangkan kecerdasan emosional, dan memperkuat literasi siswa. Ia menekankan bahwa pendidikan mencakup olahraga, emosional, intelektual, dan spiritual, serta memerlukan ruang terintegrasi untuk berkembang. Siswa, menurutnya, memerlukan lebih banyak kesempatan untuk berekspresi dan berimajinasi, termasuk melalui media digital. Teknologi tidak boleh dianggap sebagai penghalang; sebaliknya, platform digital dapat menjadi sarana baru bagi generasi muda untuk berkarya, seperti puisi digital, melalui Rumah Pendidikan dan Majalah Literasi kementerian. Upaya ini selaras dengan kebijakan Pembelajaran Mendalam yang memfokuskan kurikulum dan mendorong siswa untuk membaca serta menulis melalui tugas yang lebih kontekstual. Untuk mendukung hal ini, Badan Pengembangan Bahasa akan mendistribusikan sekitar 5,5 juta buku bacaan non-teks ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia guna memperkaya bahan bacaan dan memperluas imajinasi siswa.

Berita terkait