Mendikdasmen: Sastra berperan bentuk karakter murid
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyatakan bahwa sastra berperan penting dalam membentuk karakter, mengembangkan kecerdasan emosional, dan memperkuat literasi siswa. Ia menekankan bahwa pendidikan mencakup olahraga, emosional, intelektual, dan spiritual, serta memerlukan ruang terintegrasi untuk berkembang. Siswa, menurutnya, memerlukan lebih banyak kesempatan untuk berekspresi dan berimajinasi, termasuk melalui media digital. Teknologi tidak boleh dianggap sebagai penghalang; sebaliknya, platform digital dapat menjadi sarana baru bagi generasi muda untuk berkarya, seperti puisi digital, melalui Rumah Pendidikan dan Majalah Literasi kementerian. Upaya ini selaras dengan kebijakan Pembelajaran Mendalam yang memfokuskan kurikulum dan mendorong siswa untuk membaca serta menulis melalui tugas yang lebih kontekstual. Untuk mendukung hal ini, Badan Pengembangan Bahasa akan mendistribusikan sekitar 5,5 juta buku bacaan non-teks ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia guna memperkaya bahan bacaan dan memperluas imajinasi siswa.
Bagikan
Berita terkait
Nobar Film 'Jangan Buang Ibu', Polrestro Bekasi Kota Ajak Ortu Perkuat Karakter Anak
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 14.56
Cara Kapolres Bekasi Ajak Keluarga Perkuat Karakter Pelajar Lewat Film
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 13.38
Ketua FPG Mekeng Dorong Penguatan Pendidikan Pancasila dalam Sisdiknas
Detik.com · 30 September 2026 pukul 08.40
Wamensos Agus Jabo Tekankan Peran Penting Wali Asuh Sekolah Rakyat
Detik.com · 26 September 2026 pukul 18.56