Mendorong Generasi Muda Adaptasi dengan Perubahan Lanskap Dunia Kerja
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) BPS Mei 2026 mencatat 1,03 juta pengangguran berpendidikan D4-S3 di Indonesia (6,09% dari total angkatan kerja berpendidikan tinggi). Penyebab utama adalah kelesuan sektor bisnis dan industri akibat penurunan daya beli kelas menengah serta impor ilegal, sekaligus perubahan lanskap dunia kerja yang didorong otomatisasi dan AI. Teknologi mengurangi permintaan pekerjaan administrasi, entri data, dan layanan pelanggan, sekaligus mengubah pola kualifikasi pekerja. World Economic Forum proyeksikan jutaan peluang baru bagi yang beradaptasi teknologi, sementara Indonesia butuh 12 juta talenta digital pada 2030. Kementerian Komunikasi dan Digital meluncurkan Program Digital Talent Scholarship (DTS) yang telah melatih 572.000 dari 654.000 peserta hingga 2025.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 11.31
AI Percepat Produksi Video, Peran Kreator Tak Sepenuhnya Tergantikan
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 15.30
Robot China Kalahkan Pelari Tercepat di Dunia Usain Bolt
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 20.45
Claude Opus 4.6 Turuti 10 dari 10 Permintaan Konten Seksual dalam Pengujian
JawaPos · 22 Agustus 2026 pukul 18.47
Kerja Sama Teknologi Indonesia-Tiongkok Makin Erat, AI dan Transfer Teknologi Jadi Fokus
Berita terkait
5 Juta Robot Bekerja di Pabrik Seluruh Dunia, Euforia Humanoid Diuji
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 14.26
Fenomena Pengangguran Terdidik, Kompetensi dan Kebutuhan Industri yang Tak Sejalan
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 08.40
ChatGPT Mulai Uji Iklan Visual, Muncul Saat Pengguna Bikin Gambar
JawaPos · 6 Oktober 2026 pukul 06.15
Waka Komisi I Dorong TNI Tingkatkan Kemampuan Prajurit: Adaptasi dengan AI
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 23.33