Mendorong Operasi SAR Dibuka Lagi Pascatemuan 1 Jenazah ABK Arupadhatu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9352119/original/087082700_1789728855-1001678534.jpg)
Operasi SAR pencarian kapal Arupadhatu 1 yang hilang sejak 7 September 2026 kembali menjadi sorotan setelah jasad salah satu kru, Surakman (60), ditemukan terdampar di perairan Enggano, Bengkulu Utara. Penemuan ini terkonfirmasi melalui tes DNA pada 23 September 2026, meskipun lokasi penemuan berjarak 350 kilometer dari titik awal hilangnya kapal di Selat Sunda.
Persatuan Fotografer Indonesia (PFI), keluarga korban, dan DPR mendesak Basarnas untuk membuka kembali operasi SAR gabungan guna mencari 7 korban lainnya, yang terdiri dari 2 kru kapal dan 5 jurnalis foto. Namun, Basarnas menyatakan tidak akan membuka operasi khusus karena alasan SOP, melainkan mengalihkannya menjadi operasi kesiapsiagaan dan pemantauan rutin melalui koordinasi dengan warga serta nelayan setempat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 26 September 2026 pukul 00.30
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan, Operasi SAR Dihentikan
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 07.05
Jenazah 1 Kru Kapal Ditemukan, DPR Dorong Basarnas Buka Operasi SAR Cari 5 Jurnalis dan 2 ABK Hilang
Detik.com · 24 September 2026 pukul 17.39
Pimpinan DPR Minta Operasi Pencarian 5 Jurnalis Hilang Dibuka Lagi
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 04.00
Perkuat Evakuasi Korban KM Virgo, Basarnas Siagakan Tiga Helikopter
Berita terkait
Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas Lebih dari 2 Kali Lipat
JawaPos · 17 September 2026 pukul 09.00
Pencarian Terakhir Jurnalis Hilang di Selat Sunda: 24 Kapal Diterjunkan Sisir 8.500 Mil Laut
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 08.16
Hasil operasi SAR jurnalis hilang hari kesembilan kembali tanpa temuan
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 18.58
Operasi SAR 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 22.11