Menerima Donor ASI Nggak Bisa Sembarangan, Ini yang Perlu Diperhatikan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Donor ASI menjadi alternatif bagi ibu yang memiliki kendala produksi ASI untuk memenuhi nutrisi bayi hingga usia 6 bulan. Namun, proses ini tidak boleh dilakukan sembarangan. Hal utama yang perlu diperhatikan adalah kesesuaian usia bayi penerima dengan anak pendonor karena komposisi ASI menyesuaikan usia anak.
Selain faktor medis, penerima donor harus memverifikasi identitas dan riwayat kesehatan pendonor, termasuk konsumsi obat, suplemen, serta kebiasaan merokok atau alkohol. Dalam perspektif Islam, riwayat pendonor penting untuk menentukan status saudara persusuan. Untuk keamanan maksimal, disarankan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, memastikan penyimpanan ASI yang higienis, atau menggunakan layanan bank ASI yang memiliki proses skrining ketat.
Bagikan
Berita terkait
Bayi di Dalam Kardus Ditemukan di Samping Rumah Warga di Semarang, Polisi Usut
kumparan · 10 September 2026 pukul 19.35
Perkuat Peran Ibu, Oreo dan Fatayat NU Dorong Ekosistem Ramah Anak
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 13.43
Selain Nutrisi, Orangtua Perlu Pahami Komposisi dan Sumber Bahan Susu Formula
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 22.07
Champion Bantu Ibu Menjaga Nutrisi Anak Tanpa Drama
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 15.49