Mengapa Dugem dan Pesta Narkoba Bisa Terjadi di Rutan Depok? Ini Penjelasan Kepala Rutan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok mengakui adanya keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dalam pengawasan warga binaan. Kepala Rutan Ario Galih Madusen menyatakan hanya ada sekitar 10 petugas untuk mengawasi 1.279 warga binaan dalam satu sif, sehingga perbandingannya mencapai 1:100 atau lebih. Keterbatasan SDM ini menjadi salah satu faktor utama pencegahan tidak maksimalnya keamanan di dalam rutan, termasuk dugem dan pesta narkoba yang diduga berlangsung di dalam kamar warga binaan. Kondisi ini menimbulkan tantangan besar bagi petugas dalam memonitor seluruh area dan warga secara menyeluruh.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 15.11
Imipas Sebut Petugas Rutan Depok Sediakan Narkoba untuk Napi Berpesta
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 14.34
Irjen Imipas Ungkap Ada Pegawai Siapkan Narkoba-Alat Party di Rutan Depok
Berita terkait
Pesta Narkoba di Rutan Depok Menyeret Oknum Pegawai Setempat
JPNN.com · 5 Oktober 2026 pukul 15.45
Kepala Rutan Depok Ungkap Dugaan Keterlibatan Petugas dalam Pesta Narkoba di Dalam Rutan
JPNN.com · 5 Oktober 2026 pukul 07.00
Memang Benar Ada Pesta Narkoba di Kamar Rutan Depok
JPNN.com · 5 Oktober 2026 pukul 06.17
Ditjenpas Jabar Periksa Rutan Depok Buntut Viral Video Dugaan Pesta Narkoba
JPNN.com · 4 Oktober 2026 pukul 20.00