Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mengenal August Theory, Benarkah Agustus Membawa Perubahan dalam Percintaan?

August Theory adalah tren yang berkembang di media sosial, khususnya TikTok, yang mengaitkan bulan Agustus sebagai periode transisi dalam kehidupan percintaan. Teori ini menyebutkan bahwa akhir musim panas dapat menjadi titik balik di mana seseorang mulai mengevaluasi hubungan yang sedang dijalani atau kembali memikirkan pasangan dari masa lalu. Fenomena ini dikaitkan dengan perubahan rutinitas ketika liburan musim panas berakhir dan kehidupan kembali normal, sehingga mendorong seseorang untuk memikirkan seriusnya sebuah hubungan.

Menurut Erika Kaplan, VP of Memberships di Three Day Rule, Agustus adalah masa ketika seseorang mulai mengubah pola pikir dari hubungan santai seperti summer fling atau situationship menuju hubungan yang lebih serius dan terarah. Relationship expert Susan Trombetti juga menyampaikan bahwa akhir musim panas dapat membuat seseorang kembali memikirkan hubungan atau pasangan lama. Namun, Kaplan menegaskan bahwa August Theory tidak didasarkan pada riset ilmiah, melainkan merupakan pola perilaku yang muncul saat seseorang memasuki periode transisi.

Meskipun Agustus tidak secara otomatis membuat mantan kembali, teori ini dapat menjadi momen untuk mengevaluasi kembali kehidupan percintaan seseorang. Saran diberikan agar seseorang tidak buru-buru menganggap kontak dari mantan sebagai tanda untuk kembali bersama, tetapi lebih baik mempertimbangkan alasan hubungan berakhir dan apakah kedua belah pihak ingin hal yang sama. August Theory lebih tepat dilihat sebagai tren daripada ramalan tentatif.

Berita terkait