Mengenal Penyakit Menular Seksual Sifilis yang Kasusnya Melonjak di Jepang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sifilis, atau raja singa, adalah penyakit menular seksual sistemik yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Infeksi ini masuk melalui luka kecil atau selaput lendir saat kontak fisik erat. Jika tidak diobati, penyakit ini berkembang melalui empat tahap: primer (luka tidak sakit), sekunder (ruam), laten (tanpa gejala), hingga tersier yang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada jantung, otak, serta risiko kematian.
Saat ini, Jepang mengalami lonjakan kasus signifikan pascapandemi Covid-19, meningkat dari sekitar 6.000 kasus pada 2020 menjadi lebih dari 13.000 kasus pada 2025. Kondisi ini diperparah dengan kelangkaan penisilin akibat kerusakan pabrik Pfizer, sehingga tenaga medis memprioritaskan pengobatan bagi ibu hamil untuk mencegah sifilis kongenital. Deteksi dini melalui tes darah dan pengobatan antibiotik tepat dosis menjadi kunci utama penyembuhan.
Bagikan
Berita terkait
Jepang Krisis Penisilin di Tengah Lonjakan Kasus Sifilis
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.41
Foto: Hadapi Suhu Ekstrem, “Kulkas Manusia” Mulai Populer di Jepang
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 14.44
Kecantikan Sejati Berawal dari Keseimbangan Tubuh dan Pikiran
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 20.05
8 Bahaya Sering Minum Minuman Beralkohol
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 20.00