Mengenang Rencana Megaproyek Era Kolonial: Kereta Gantung Padang–Sitinjau Lauik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada awal abad ke-20, pemerintah kolonial Hindia Belanda merencanakan pembangunan kereta gantung (cable car) di Kawasan Soebang Pas, yang kini dikenal sebagai Sitinjau Lauik, Padang. Rencana ini ditujukan sebagai sarana transportasi umum untuk menghubungkan pusat kota Padang dengan kawasan perbukitan yang lebih sejuk di ketinggian sekitar 500 meter di atas permukaan laut. Ide ini muncul sebagai respons terhadap pertumbuhan ekonomi di pesisah barat Sumatra yang menarik banyak pekerja ahli dari Eropa, yang membutuhkan hunian nyaman di iklim sejuk pegunungan.
Rencana teknis proyek melibatkan kolaborasi dengan perusahaan ahli dari Swiss, Die Schweizerische Drahtbahn Bau G.m.b.H., untuk merancang sistem kereta gantung dengan kecepatan 60 km/jam. Jarak rute sekitar 10 kilometer hanya memerlukan 22 tiang penyangga dengan jarak rata-rata 500 meter. Proyek juga dirancang untuk menghindari risiko bencana alam seperti tanah longsor yang sering terjadi di jalur darat biasa. Rute harus bersilangan dengan jalur lori gantung milik NV Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappij (PT Semen Padang), yang diselesaikan dengan elevasi setengah meter di atas jalur lori.
Dokumen sejarah menunjukkan bahwa draf proyek telah dikirim ke Bandung untuk ditinjau dan disetujui, sementara otoritas Padang sedang mendata calon penghuni dan investor. Meskipun rencana ini akhirnya tidak terwujud dan tersimpan dalam arsip kolonial, visi menghubungkan kota dengan kawasan perbukitan melalui transportasi yang aman dan efisien tetap relevan hingga kini, sejalan dengan pembahasan megaproyek Flyover Sitinjau Lauik yang sedang dilaksanakan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 11.18
5 Stasiun Baru LRT Jakarta Fase 1B Beroperasi Terbatas Mulai Hari Ini
ANTARA News · 9 September 2026 pukul 14.36
Jasa Marga: Tol Yogya-Bawen Seksi 6 akan beroperasi November tahun ini
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 08.00
5 Negara Pemilik Kereta Bawah Tanah Terpanjang di Dunia
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 13.20
Tol Kataraja Hampir Rampung, PTPP Ungkap Progres Sudah Capai 94,9%
Berita terkait
Jasa Marga Kebut 5 Proyek Tol Baru, Mayoritas Ditarget Beroperasi 2026-2027
kumparan · 9 September 2026 pukul 13.51
KAI Targetkan Integrasi Stasiun Karet-BNI City Rampung dalam 7 Bulan
kumparan · 4 September 2026 pukul 21.00
KAI Siapkan Rencana Pengembangan Perkeretaapian di Bali
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 07.45
Trem Canggu Bali Mulai Beroperasi 2028, Bisa Angkut 60 Ribu Orang per Hari
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 20.31