Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Mengubah Filantropi Menjadi Modal Katalis dalam Menghadapi Polikrisis Bencana

Indonesia menghadapi 'polikrisis bencana' sepanjang 2026-2027, ditandai dengan rangkaian gempa bumi, erupsi gunung berapi, kebakaran hutan, serta ancaman El Niño. Fenomena ini menciptakan krisis yang saling memicu dan terjadi secara simultan, sehingga menuntut kapasitas respons yang lebih adaptif dibandingkan penanganan bencana tunggal.

Namun, pola filantropi saat ini masih bersifat reaktif dan bergantung pada siklus pemberitaan, yang memicu risiko 'disaster fatigue' atau kelelahan donor. Data Center for Disaster Philanthropy menunjukkan pendanaan masih terpusat pada bantuan darurat, sementara investasi untuk pengurangan risiko dan kesiapsiagaan masih sangat minim meskipun memiliki nilai ekonomi lebih besar.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait