Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mengubah Teror Geologis Menjadi Kemanusiaan Tanpa Batas

Artikel ini membahas dampak psikologis dan eksistensial dari gempa bumi, yang meruntuhkan asumsi manusia tentang stabilitas tanah tempat berpijak. Gempa dipandang bukan sekadar fenomena geologis pergeseran lempeng tektonik, melainkan peristiwa yang menunjukkan kerapuhan hidup manusia.

Penulis merefleksikan pengalaman pribadi saat gempa Nabire tahun 2004. Kenangan tersebut menekankan pada trauma dan suasana mencekam pascabencana, di mana warga terpaksa mengungsi dan tidur di luar rumah karena ancaman guncangan susulan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait