Jakarta · Minggu, 6 September 2026Cari
WargaKonoha

Mengulur Ekonomi Kopi Jogja Lewat Falsafah Hamemayu Hayuning Bawono

Pemerintah DIY mendorong pengembangan industri kopi berbasis konsep sustainable investment yang merujuk pada falsafah Hamemayu Hayuning Bawono. Kopi dianggap sebagai peluang investasi yang menjaga keseimbangan hidup melalui tiga hubungan utama: manusia-Tuhan, manusia-lingkungan, dan antarmanusia. Pengembangan kopi mendukung kelestarian alam melalui konservasi tanah dan pengelolaan lahan berkelanjutan di kawasan lereng Gunung Merapi, memanfaatkan tanah vulkanik kaya mineral untuk menghasilkan kopi Arabika dan Robusta berkualitas tinggi. Sistem ini juga memperkuat pemberdayaan masyarakat petani melalui rantai pasok kopi lokal yang mengalirkan kesejahteraan ke tingkat terpenuh, mendorong kemandirian ekonomi, serta memperkuat ekosistem usaha lokal.

Berita terkait