Menhub Buka Suara soal KMP Mutiara Sentosa 2, Hak Korban Jadi Prioritas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan pemerintah mengawal pemenuhan seluruh hak korban dan keluarga korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep. Insiden kapal rute Surabaya-Makassar ini terjadi pada Minggu (2/8) pagi. Dudy menegaskan keselamatan dan perlindungan penumpang menjadi prioritas utama pemerintah.
Berdasarkan data hingga Senin (3/8) pukul 09.00 WIB, sebanyak 234 korban telah dievakuasi, dengan 229 orang selamat dan 5 meninggal dunia. Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Sumenep, operator kapal, rumah sakit, PT Jasa Raharja, Pelindo, serta instansi terkait lainnya untuk proses penanganan yang cepat, terpadu, dan menyeluruh.
Atas nama pemerintah, Dudy menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan mendoakan pemulihan bagi korban yang dirawat. Pemerintah memastikan setiap penumpang mendapatkan evakuasi, pelayanan kesehatan, pendampingan keluarga, dan pemenuhan hak sesuai peraturan. Pengawasan dilakukan agar operator memenuhi kewajibannya kepada korban.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 06.47
Operasi SAR Ditutup, Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Diusut KNKT
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 16.35
Operasi SAR Tragedi KMP Mutiara Sentosa Ditutup, 238 Korban Dievakuasi
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 09.23
Menhub Akui Manifest KM Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar Simpang Siur
CNN Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 23.29
Menko AHY: Pemerintah Segera Investigasi Kebakaran KM Mutiara Sentosa
Berita terkait
Kapal Bawa Turis Terbalik di Labuan Bajo, Seluruh Penumpang Dievakuasi
CNN Indonesia · 27 September 2026 pukul 12.59
Basarnas Temukan Lagi 10 Korban KMP Virgo, Total 52 Meninggal
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 16.40
Kondisi Perut KM Virgo, Ada Banyak Jasad Terjebak di Kamar Penumpang
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 09.12
Korban Meninggal KM Virgo Bertambah Jadi 15 Orang, 120 Penumpang Masih Dicari
Detik.com · 22 September 2026 pukul 05.35