Menhub Dudy Buka-bukaan Dilema Impor KRL Bekas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi membuka diskusi tentang impor 23 rangkaian kereta rel listrik (KRL) bekas dari Jepang sebagai respons menanggulangi penumpang yang menembus 1,3 juta per hari pada semester I-2026. Kebutuhan armada mendesak terjadi karena banyak KRL KAI sudah berusia lebih dari 40 tahun. Impor dipilih sebagai jembatan transisi karena dapat datang lebih cepat daripada produksi domestik, dengan perkiraan digunakan selama 10 tahun. Produksi domestik INKA mengalami recall sehingga kemampuan manufaktur perlu dievaluasi ulang. Pemerintah sedang membahas aspek teknis, regulasi impor, dan kemampuan industri dalam negeri melalui koordinasi antar kementerian, Lembaga, dan BUMN untuk kebijakan jangka panjang.
Bagikan
Berita terkait
Airlangga: Pembagian kementerian ke Kemenko Hilirisasi masih dibahas
ANTARA News · 2 Oktober 2026 pukul 18.42
Prabowo Copot-Ganti Menteri, 2 Pengusaha Ingatkan Hindari Masalah Ini
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 18.40
Dilantik Jadi Menteri Perindustrian, Sarmuji: Cukup Berat, ya
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 13.06
Resmi Jadi Menko Polkam, Dudung Bakal Sinkronkan Beberapa Kementerian dan Lembaga
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 18.46