Menhut Ungkap Jumlah Titik Panas di Kalbar dan Kalteng Meningkat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan jumlah titik panas atau hotspot di Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali meningkat. Hal ini berbeda dengan enam provinsi lain yang ditujukan sebagai prioritas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan menunjukkan tren penurunan. Akibat peningkatan hotspot, kedua provinsi di Kalimantan ini kembali menjadi prioritas utama penanganan karhutla secara nasional. Menhut yang baru saja meninjau penanganan karhutla di Jambi, mengungkapkan akan ke Pontianak untuk memperkuat koordinasi penanganan bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Rencananya, ia akan bertemu dengan pejabat lintas sektor seperti gubernur, kapolda, dan pangdam setempat untuk melakukan evaluasi dan merencanakan langkah-langkah penanggulangan yang lebih efektif. Peningkatan hotspot di Kalbar dan Kalteng menunjukkan tantangan yang masih dihadapi dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 2 September 2026 pukul 22.00
Hotspot Karhutla di Kalbar dan Kalteng Kembali Melonjak, Pemerintah Pastikan jadi Prioritas Nasional
VOI · 2 September 2026 pukul 18.15
Menteri Kehutanan: Hotspot Naik, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah Prioritas
kumparan · 2 September 2026 pukul 13.22
BMKG: Titik Panas di Kalbar 907, Kalteng 671
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 12.30
Update Karhutla 2026: Hotspot di Riau-Jambi Nol, Kalimantan Parah
Berita terkait
Karhutla Masih Membara, Hotspot di Kalbar dan Kalteng Melonjak
JawaPos · 30 Agustus 2026 pukul 18.00
Tinjau Penanganan Karhutla di Kalbar, Menhut: Data Sangat Dinamis
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 14.31
Menhut: Presiden Prabowo Terus Pantau dan Dorong Penekanan Hotspot Karhutla
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 20.37
Karhutla Mulai Mereda, Menhut Raja Juli Ingatkan Titik Api Bisa Muncul Lagi
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 00.13