Menjaga Asa di Selat Sunda
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tim SAR gabungan masih mencari delapan orang, terdiri dari lima pewarta foto dan tiga kru kapal Arupadhatu 1, yang hilang di perairan Selat Sunda sejak 7 September 2026. Operasi pencarian diperluas hingga mencakup area 6.649 mil laut persegi dengan mengerahkan 18 kapal dan satu helikopter, menggunakan peta prediksi arus dan angin untuk melacak posisi korban.
Beberapa temuan seperti sinyal ponsel di Pulau Sebesi, berbagai pelampung, jeriken, hingga jenazah pria di Pulau Enggano telah diperiksa. Namun, hasil verifikasi fisik dan pemeriksaan awal data antemortem menunjukkan bahwa seluruh temuan tersebut tidak berkaitan dengan rombongan Arupadhatu 1. Hingga hari kesembilan pencarian, kedelapan korban belum ditemukan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 09.29
MUI Doakan Keselamatan untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal yang Hilang di Selat Sunda
kumparan · 15 September 2026 pukul 07.02
Mayat Ditemukan di Pulau Enggano, Polisi Cocokkan DNA Keluarga Wartawan Hilang
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 21.06
Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Terkendala Kabut Tebal
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 17.52
Basarnas Evaluasi Perpanjangan SAR Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Berita terkait
Rompi Dipastikan Bukan Milik Kapal, SAR Masih Cari 8 Orang Hilang di Selat Sunda
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 18.07
Belum Ada Titik Terang, Istri Jurnalis Merdeka.com Ikut Pencarian
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 11.13
SAR Ungkap Kendala Cari 5 Jurnalis di Anak Krakatau: Jarak Pandang 1 Mil Laut
Detik.com · 14 September 2026 pukul 20.49
Hari ke-6 Pencarian 5 Wartawan Hilang: SAR Perluas Area, Temukan Sejumlah Barang
kumparan · 14 September 2026 pukul 08.00