Menkes Budi Gunadi Ungkap Pesan Prabowo untuk Maju Dirjen WHO
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9330544/original/037064600_1787387391-WhatsApp_Image_2026-08-22_at_3.22.26_PM.jpeg)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (BGS) menjelaskan pencalonannya sebagai kandidat direktur jenderal WHO merupakan tugas dan amanah dari Presiden Prabowo Subianto. BGS menyampaikan bahwa banyak negara, termasuk Indonesia, merasa perlunya pemimpin dunia yang mewakili kepentingan negara-negara berkembang (Global South). Presiden Prabowo menitipkan amanah agar BGS mewakili suara negara-negara berkembang agar mendapatkan perhatian di tataran global. Proses pemilihan WHO masih melalui sekitar dua tahapan sebelum akhirnya terpilih sebagai tiga calon akhir. Saat ini, WHO dipimpin oleh Tedros Adhanom Ghebreyesus dari Ethiopia yang sedang menjalani periode keduanya hingga 2027. Menurut laman resmi WHO yang diperbarui 22 Agustus 2026, terdapat empat kandidat yang bersaing untuk menjadi dirjen WHO: Budi Gunadi Sadikin (Indonesia), Hans Henri P. Kluge (Belgia), Hanan Balkhy (Arab Saudi), dan Hanan Mohammed Al-Kuwari (Qatar).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 16.30
Prabowo Dorong Budi Gunadi Maju Jadi Dirjen WHO, Bawa Suara Negara Berkembang
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.57
Menkes soal Bursa Calon Dirjen WHO: Kalau Ditugaskan Presiden, Kita Lakukan
Berita terkait
Menkes Ungkap Pesan Prabowo Saat Didorong Jadi Calon Dirjen WHO
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 09.24
Ternyata Ditugaskan Prabowo, Budi Gunadi Sadikin Siap Maju sebagai Calon Dirjen WHO
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 02.30
Prabowo Dorong Budi Gunadi Sadikin Maju Jadi Dirjen WHO, Ini Alasannya
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 20.55
Menkes Mengaku Didorong Prabowo Masuk Bursa Calon Dirjen WHO
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 19.14