Jakarta · Sabtu, 29 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Menko Airlangga Siapkan 15 Ribu Talenta Semikonduktor, 150 Ribu Fresh Graduate Masuk Industri

Pemerintah Indonesia menyiapkan 15.000 peserta untuk masuk ke ekosistem semikonduktor melalui kerja sama dengan Arm Limited, sebagai bagian dari upaya memperkuat sumber daya manusia menghadapi revolusi kecerdasan artifisial (AI). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan pentingnya penguatan SDM di tengah perubahan teknologi dan kebutuhan industri. Indonesia menjadi mitra ketiga Arm setelah Korea Selatan dan Malaysia, dengan fokus pada pelatihan agar peserta dapat masuk ke dalam ekosistem semikonduktor Arm. Selain itu, pemerintah menyiapkan program pemagangan bagi 120.000 hingga 150.000 lulusan baru untuk bekerja di industri selama enam bulan dengan upah ditanggung negara, serta program vokasi bagi 220.000 lulusan SMK. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp4,14 triliun untuk program magang dan Rp2,12 triliun untuk program vokasi. Program pelatihan ulang juga ditujukan bagi pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja agar dapat kembali bergabung ke pasar kerja, baik di dalam maupun luar negeri. Airlangga menilai perguruan tinggi perlu semakin dekat dengan kebutihan industri, seperti halnya Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang berada di dekat Kawasan Ekonomi Khusus Kendal dan Batang. Ekonomi Indonesia tumbuh 5,45 persen pada semester pertama, dengan inflasi relatif rendah di sekitar 2,8 persen. Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomi Haryo Limanseto menambahkan bahwa penguatan SDM harus mengikuti perubahan kebutuhan dunia kerja, di mana perguruan tinggi tidak hanya membekikan pengetahuan tetapi juga kompetensi yang relevan dengan industri.

Berita terkait