Menko PMK Pastikan Pemerintah Bergerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325260/original/091284500_1786852207-WhatsApp_Image_2026-08-16_at_10.42.01.jpeg)
Menko PMK Pratikno mengoordinasikan percepatan penanganan dampak gempa Magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026). Gempa dangkal sedalam 15 km ini sempat memicu peringatan dini tsunami, namun status tersebut telah berakhir. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah kini fokus pada penyelamatan korban, pemenuhan kebutuhan dasar, dan antisipasi gempa susulan.
Sebagai langkah cepat, Presiden Prabowo memberikan bantuan tahap pertama berupa 50.000 paket sembako yang dikirim melalui pesawat TNI AU. BNPB, Basarnas, TNI, dan Polri telah mengerahkan helikopter serta pesawat kecil untuk evakuasi dan distribusi logistik dari gudang Larantuka. Pemerintah daerah diminta segera menetapkan status keadaan darurat dan melakukan pendataan kerusakan rumah untuk mempercepat penyediaan hunian sementara dan tetap.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 07.10
Percepat Penanganan Korban Gempa NTT, Menko PMK Instruksikan Bentuk Satgas
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 05.25
Update Gempa NTT: 68 Orang Meninggal Dunia dan Ribuan Rumah Rusak
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 00.40
Ribuan Bangunan Rusak Akibat Gempa NTT, Terbanyak di Kabupaten Ngada
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 22.20
Pemerintah Pastikan Dampak Gempa NTT Masih Bisa Ditangani Sendiri
Berita terkait
44 Ribu Rumah di NTT Rusak Akibat Gempa, Pemerintah Genjot Perbaikan
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 21.36
FOTO: Ribuan Korban Gempa NTT Masih Bertahan di Tenda Pengungsian
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 21.34
Update Korban Gempa NTT: 135 Orang Meninggal Dunia
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 09.28
Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa NTT Bertambah Jadi 136 Orang
Detik.com · 10 September 2026 pukul 07.34