Menkomdigi: Efisiensi anggaran tak ganggu capaian sektor digital
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyatakan bahwa kebijakan efisiensi anggaran di Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) tidak akan mengganggu pencapaian target sektor digital. Hal ini disampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR RI pada 1 September 2026. Anggaran Kemkomdigi turun dari Rp19,6 triliun pada 2024 ke Rp11 triliun pada 2025, dan diproyeksikan menjadi Rp10 triliun pada 2026 serta Rp11,52 triliun pada 2027. Meski demikian, penyerapan anggaran tetap tinggi, mencapai 94,95 persen pada 2025 dan 60,49 persen hingga Agustus 2026 dengan target akhir 95 persen. Kontribusi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga tetap kuat, mencapai Rp29,3 triliun pada 2025 dan proyeksi Rp26 triliun pada 2026. Porsi izin pakai PNBP turun signifikan dari 30,05 persen pada 2023 ke sekitar 3 persen pada 2027. Untuk 2027, pagu anggaran sebesar Rp11,517 triliun akan dialokasikan untuk penguatan infrastruktur digital (Rp6,47 triliun), ekosistem dan ruang digital (Rp2,958 triliun), komunikasi publik dan media (Rp20 miliar), dan dukungan manajemen (Rp2 triliun). Kementerian juga mengajukan penambahan sebesar Rp3,23 triliun untuk menutup kekurangan dan mendukung lembaga kuasi publik seperti KPI, KIP, dan Dewan Pers.
Bagikan
Berita terkait
Domain .id Kini Tembus 1,5 Juta Pengguna dan Kuasai Pasar Lokal
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 19.06
Salim Group Ambil Alih Saham Keppel di IndoKeppel, Siap Genjot Bisnis Data Center
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 16.59
Salim Group Ambil Alih Saham Keppel di Bisnis Data Center Indonesia
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 15.30
Rapat di DPR, Komdigi Usul Tambahan Anggaran Rp 3,23 T untuk Tahun 2027
Detik.com · 1 September 2026 pukul 14.59