Mentan Turunkan Tim Ahli Tangani Kaji Gejala Bangkalan Durian Sulteng
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pertanian (Kementan) turunkan tim ahli gabungan untuk menilai gejala bangkalan durian di Sulawesi Tengah, khususnya di Kabupaten Poso dan Parigi Moutong. Tim yang dibentuk meliputi perwakilan Kementan, BRIN, pemerintah daerah, universitas, dan petugas terkait. Gejala bangkalan yang ditemui meliputi buah gugur sebelum matang (60-80% ketuaan), daging mengkal, aroma berkurang, rasa hambar, dan warna pucat. Penyebab yang diduga berkaitan dengan gangguan fisiologis pada fase berbuah serta kelangkaan dan ketidakseimbangan unsur hara makro dan mikro. Kementan juga memeriksa kondisi tanah, terutama pH yang masam yang dapat menghambat penyerapan hara meskipun pupuk sudah diberikan. Sampel tanah, daun, dan buah akan diuji di laboratorium untuk mendapatkan rekomendasi penanganan yang tepat. Hasil kajian diharapkan dapat mengembalikan produktivitas durian dan meningkatkan pendapatan petani. Durian merupakan komoditas hortikultura dengan potensi ekonomi besar di Sulawesi Tengah, dengan luas kebun mencapai 36.000 hektar dan produksi 2025 mencapai 95.140 ton, terutama di Poso dan Parigi Moutong.
Bagikan
Berita terkait
Kejar Swasembada Bawang Putih, Mentan Amran Perkuat Produksi di NTB
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.52
Mentan Amran Lantik Puluhan Pejabat, Soroti Korupsi hingga Main Proyek
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.38
Kementan Gandeng Unesa Kembangkan Bibit Kedelai Unggul untuk Dukung Swasembada
JawaPos · 13 Agustus 2026 pukul 19.30
Kementan: Panen padi program PM-AAS di Sidrap tembus 11,2 ton/hektare
ANTARA News · 7 Agustus 2026 pukul 13.37