Menteri Lingkungan Hidup Akui Keterbatasan Sumber Air Hambat Upaya Pemadaman Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mengakui keterbatasan sumber air akibat kemarau menjadi kendala utama dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Kalimantan Selatan, khususnya di Ring 1 Bandara Syamsudin Noor Kota Banjarbaru. Saat melakukan inspeksi langsung, Jumhur menyatakan bahwa kesulitan akses air di lokasi kebakaran memperlambat proses pendinginan lahan gambut yang sudah terbakar. Untuk mengatasi hal ini, Kementerian Lingkungan Hidup telah mengalokasikan anggaran untuk membangun sumur bor dengan kedalaman 40 hingga 50 meter di kawasan rawan Karhutla sebagai solusi jangka panjang. Sementara itu, pemerintah juga menyiagakan fasilitas kesehatan untuk mencegah lonjakan kasus penyakit akibat asap dan mendukung kegiatan salat istisqa untuk memohon hujan. Jumhur menegaskan pemerintah tidak akan menoleransi pembakaran hutan dan lahan, dengan 72 orang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian dari 9 Polda, dan 42 perusahaan di Kalimantan terindikasi berkontribusi pada titik api, termasuk 11 perusahaan yang diduga kuat melakukan pembakaran langsung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 23 Agustus 2026 pukul 17.25
Cek Langsung Karhutla di Kalsel, Menhut Raja Juli Pastikan Operasi Pemadaman Diperkuat
ANTARA News · 23 Agustus 2026 pukul 12.30
Menhut memastikan penguatan operasi pemadaman karhutla di Kalsel
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 15.19
Presiden Prabowo Larang Buka Lahan dengan Cara Dibakar
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 14.50
Haji Isam Disebut Lebih Sigap dari Menteri Kehutanan Tangani Karhutla Kalsel
Berita terkait
Karhutla Kalsel Ditargetkan Teratasi dalam Dua Pekan
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 11.48
Menhut Turun ke Lokasi Karhutla Kalsel, Operasi Pemadaman Diperkuat
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 11.36
Gelar Rapat Penanganan Karhutla di Kalbar, Presiden: Setiap Pelanggaran Harus Ditindak
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 16.06
Karhutla Kepung Kalsel, Operasi Darat dan Udara Terus Dilakukan
JawaPos · 22 Agustus 2026 pukul 14.16