Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Menuju 6 Persen, Membangun Mesin Pertumbuhan Baru Indonesia: Pidato Kenegaraan 14 Agustus 2026

Presiden dalam pidato 14 Agustus 2026 menyatakan target pertumbuhan ekonomi 6% untuk RAPBN 2027 sekaligus mengangkat mesin pertumbuhan baru. Pemerintah menekankan transformasi bukan sekadar akselerasi, melalui industrialisasi, hilirisasi, dan optimalisasi investasi. Data semester I 2026 mencatat pertumbuhan 5,45%, inflasi 2,88%, pendapatan negara naik 21,3%, belanja 18,2%, defisit 0,91% PDB. Fiscal space harus dikonversi menjadi investasi produktif. Energi surya 100 GW dan penghentian 13 GW diesel diproyeksikan menghemat Rp73,9 triliun tahunan. Indonesia Financial Center dan DDMF menjadi pendanaan jangka panjang. Orkestrasi antar lembaga melalui APBN, BUMN, perbankan, dan pasar modal menjadi kunci. Pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan dilihat sebagai investasi human capital. Target 6% diukur melalui produktivitas, ekspor bernilai tambah, dan peningkatan pekerjaan formal.

Berita terkait