Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Meski Menyusut, Kondisi Air di Waduk Jatiluhur masih Aman

Tinggi muka air (TMA) Waduk Jatiluhur di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, saat ini berada di angka 96,33 meter, sekitar 0,6 meter di bawah batas operasi normal bawah. Meski demikian, masih tersedia cadangan air sekitar 11 meter sebelum mencapai batas bawah operasi yakni 87,5 meter. General Manager Wilayah IV Perum Jasa Tirta II (PJT II), Anom Soal Herudjito, menyatakan bahwa ketersediaan air masih dalam kondisi terkendali dan diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan hingga akhir 2026.

Berdasarkan simulasi neraca air yang dilakukan setiap dua minggu, cadangan air yang tersedia hingga 31 Desember 2026 diperkirakan mencapai sekitar 3,6 miliar meter kubik. Komponen cadangan tersebut meliputi volume efektif saat ini sebesar 1,25 miliar meter kubik, tambahan aliran Sungai Citarum sekitar 1,97 miliar meter kubik, dan sumber air setempat sebesar 374 juta meter kubik. Dengan demikian, meski terdapat penyusutan TMA, ketersediaan air dianggap masih mencukupi untuk kebutuhan yang ada.

Kebutuhan air yang harus dipenuhi meliputi sektor irigasi sebesar 1,95 miliar meter kubik, serta kebutuhan untuk PDAM dan industri sekitar 708 juta meter kubik. Setelah memperhitungkan seluruh pasokan dan kebutuhan tersebut, neraca air masih menunjukkan kelebihan sebesar 976 juta meter kubik. Hal ini menjadi dasar PJT II dalam mengatur pengeluaran air dari Waduk Jatiluhur selama musim kering yang akan datang.

Berita terkait