Migran Ilegal Gali Terowongan, Lithuania Siaga di Perbatasan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para migran ilegal kini menggali terowongan bawah tanah untuk masuk ke Lithuania dari Belarus, melintasi perbatasan yang telah dilapisi pagar. Sejak awal tahun, penjaga perbatasi Lithuania telah menemukan 12 terowongan serupa, dengan panjang hingga 25 meter di sisi Lithuania. Komandan Badan Penjaga Perbatasan Negara Lithuania, Jenderal Rustamas Liubajevas, menyatakan bahwa sistem seismik darat digunakan untuk mendeteksi aktivitas penggalian, sekaligus menyelamatkan 40 migran yang berhasil keluar. Investigasi sedang berlangsung terhadap sekitar 20 orang yang diduga terlibat, dengan kemungkinan tuduhan penyelundupan manusia.
Para ahli meyakini terowongan ini tidak dilakukan oleh migran sendiri, melainkan didukung oleh otoritas Belarus. Mereka menilai ini sebagai bagian dari strategi Belarus untuk mempertahankan ketegangan di perbatasan dan menciptakan ketidakstabilan politik di Lithuania. Presiden Belarus Alexander Lukashenko membantah keterlibatan negaranya, namun bukti mengarah pada dukungan logistik dari pihak Belarus. Terowongan serupa juga pernah ditemukan di Polandia, menunjukkan pola yang sama.
Lithuania mencatat 1.652 upaya masuk ilegal pada 2025, meski sebagian besar ditangkap sebelum mencapai daratan. Ahli geopolitik menilai serangan hibrida ini bertujuan melemahkan dukungan Lithuania terhadap Ukraina dan mengganggu persatuan Eropa. Untuk menghadapi ancaman ini, Lithuania sedang menguji peralatan pemindai dari Polandia untuk mendeteksi ruang kosong di bawah tanah, sebagai langkah penguatan sistem keamanan perbatasan.
Bagikan
Berita terkait
BNPP RI - Pemkab Karimun Bahas Percepatan Pembangunan Infrastruktur & Keamanan Perbatasan
JPNN.com · 19 September 2026 pukul 09.24
NATO Tembak Jatuh Drone Misterius Dekat Perbatasan Rusia, Milik Putin?
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 06.31
Jet Tempur NATO Melesat Tembak Jatuh Drone Asing di Lithuania
Detik.com · 15 September 2026 pukul 18.05
NATO Tembak Jatuh Drone yang Terobos Wilayah Udara Lituania
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 10.24