Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Migran Ilegal Gali Terowongan, Lithuania Siaga di Perbatasan

Para migran ilegal kini menggali terowongan bawah tanah untuk masuk ke Lithuania dari Belarus, melintasi perbatasan yang telah dilapisi pagar. Sejak awal tahun, penjaga perbatasi Lithuania telah menemukan 12 terowongan serupa, dengan panjang hingga 25 meter di sisi Lithuania. Komandan Badan Penjaga Perbatasan Negara Lithuania, Jenderal Rustamas Liubajevas, menyatakan bahwa sistem seismik darat digunakan untuk mendeteksi aktivitas penggalian, sekaligus menyelamatkan 40 migran yang berhasil keluar. Investigasi sedang berlangsung terhadap sekitar 20 orang yang diduga terlibat, dengan kemungkinan tuduhan penyelundupan manusia.

Para ahli meyakini terowongan ini tidak dilakukan oleh migran sendiri, melainkan didukung oleh otoritas Belarus. Mereka menilai ini sebagai bagian dari strategi Belarus untuk mempertahankan ketegangan di perbatasan dan menciptakan ketidakstabilan politik di Lithuania. Presiden Belarus Alexander Lukashenko membantah keterlibatan negaranya, namun bukti mengarah pada dukungan logistik dari pihak Belarus. Terowongan serupa juga pernah ditemukan di Polandia, menunjukkan pola yang sama.

Lithuania mencatat 1.652 upaya masuk ilegal pada 2025, meski sebagian besar ditangkap sebelum mencapai daratan. Ahli geopolitik menilai serangan hibrida ini bertujuan melemahkan dukungan Lithuania terhadap Ukraina dan mengganggu persatuan Eropa. Untuk menghadapi ancaman ini, Lithuania sedang menguji peralatan pemindai dari Polandia untuk mendeteksi ruang kosong di bawah tanah, sebagai langkah penguatan sistem keamanan perbatasan.

Berita terkait