Minat Investasi pada Ajang Pamor Borneo 2026 Tembus Rp 73 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan mencatat minat investasi sebesar Rp 73 triliun dari 20 investor domestik dan mancanegara melalui Investment Forum Pamor Borneo 2026 yang digelar di Banjarmasin pada 7–9 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menghasilkan 12 Letter of Intent (LoI) dan dinilai memberikan dampak positif bagi perekonomian Kalimantan secara keseluruhan. Kepala Perwakilan BI Kalsel Haris Munandar menyoroti tiga capaian utama: percepatan investasi, peningkatan daya saing UMKM, serta perluasan akseptasi digital pembayaran melalui QRIS.
Capaian ini dihasilkan dari sinergi Bank Indonesia dengan Pemprov Kalsel, Dekranasda, pelaku UMKM, sektor swasta, dan mitra kerja lainnya. Haris berharap kolaborasi lintas pihak berlanjut pasca-acara agar minat investasi terealisasi, penguatan UMKM berkelanjutan, dan digitalisasi pembayaran semakin masif. Sebagai apresiasi, BI menggelari Ketua Dekranasda Kalsel Fathul Jannah sebagai "Bunda QRIS Kalimantan Selatan" atas perannya mendorong adopsi QRIS di masyarakat dan pelaku usaha.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 08.17
ShopeePay Merchant Permudah UMKM Terima Pembayaran Digital, Begini Cara Daftar QRIS secara Online
Berita terkait
Video: Menuju Ekonomi 8%,Pemerintah Harus Perkuat Kepercayaan Investor
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 14.25
Partai Perindo Desak Audit QRIS Fiktif, Lindungi UMKM dari Sindikat Judi Online
SINDOnews · 5 Agustus 2026 pukul 12.44
Dua Kunci Keberhasilan PFII, Kualitas Institusi & Dampak Sosial
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 15.11
Ingin Bisnis Berkembang? Ini Alasan UMKM Perlu Gunakan QRIS
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 09.44