Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Miris, Mutu Udara di Palangka Raya Masuki Level Berbahaya

Mutu udara di Palangka Raya mencapai level berbahaya akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam 8 bulan, korban kecelakaan kapal meninggal atau hilang mencapai 442 orang. PM 25 terukur mencapai 290,2 pada 06.00 WIB, masuk kategori berbahaya. BPBD mencatat 298 kejadian karhutla dari 1 Juni hingga 19 Agustus 2026, menyebabkan 261,41 hektare lahan terbakar. Kecamatan Jekan Raya mendominasi dengan 188 kejadian, diikuti Sabangau 68 kali. Asap karhutla mengganggu kesehatan, menurunkan kualitas udara, menghambat jarak pandang, dan mengganggu aktivitas transportasi. Pemerintah bersama masyarakat diminta segera melaporkan titik api dan mencegah potensi kebakaran lahan gambut yang menghasilkan asap pekat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait