Mirjawal: Pengendalian Rabies Jangan Terjebak Sekat Sektoral
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

drh. Mirjawal, Ketua PDHI Jawa Barat V, menekankan perlunya penguatan Sistem Veteriner Nasional untuk mengatasi rabies secara terintegrasi. Menurutnya, penyakit ini tidak bisa ditangani oleh satu sektor saja, melainkan membutuhkan kolaborasi antara kesehatan hewan, kesehatan manusia, lingkungan, pemerintah daerah, laboratorium, dan masyarakat.
Rabies merupakan penyakit zoonosis yang 99% menular melalui gigitan anjing terinfeksi. Pencegahan meliputi vaksinasi hewan, penanganan luka cepat, pemberian vaksin antirabies, dan pengendalian sumber penularan. Mirjawal menjelaskan, penanganan kasus gigitan harus melibatkan pelacakan hewan pembunuh, observasi, pemastian vaksin, dan edukasi masyarakat secara akurat.
Penanganan rabies mendukung peringatan World Rabies Day pada 28 September untuk meningkatkan kesadaran pencegahan. Sistem yang terhubung antar-sektor diharapkan mempercepat eliminasi penyakit berbahaya ini secara nasional.
Bagikan
Berita terkait
Pemkot Jakarta Barat Gencarkan Vaksinasi Hewan Penular Rabies
JPNN.com · 23 Agustus 2026 pukul 12.00
Kendalikan Populasi Kucing, KPKP Jakarta Pusat Gencarkan Sterilisasi
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 18.00
Mahasiswa UGM Kembangkan Ekstrak Biji Pepaya dan Carica untuk Kendalikan Cacing Hati
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 18.15
Jelang World Rabies Day 2026, Gubernur Koster Perkuat Kolaborasi Penanggulangan Rabies di Bali
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 14.10