Misteri Dentuman di Langit Bandung Terjawab, Berikut Penjelasan Badan Geologi ESDM
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dentuman misterius di langit Bandung terjawab setelah Gunung Anak Krakatau di Lampung meletus pada Senin (24/8/2026) pagi. Erupsi menyebabkan abu vulkanik melontarkan setinggi 250 meter di atas puncak. Kepala Badan Geologi Lana Saria memkonfirmasi pada Sabtu (5/9) bahwa erupsi berlangsung dari Jumat malam pukul 23.07 WIB hingga Sabtu pukul 04.40 WIB dengan seri erupsi strombolian yang menghasilkan lontaran batu pijar dan abu. Suara dentuman dan getaran di Jawa Barat, Banten, dan Lampung diduga berasal dari aktivitas erupsi tersebut. Badan Geologi menyatakan tidak berpotensi mengalami keruntuhan skala besar yang dapat memicu tsunami, namun aktivitas dan perubahan morfologinya tetap dipantau secara intensif.
Bagikan
Berita terkait
Gunung Anak Krakatau Erupsi Senin 24 Agustus 2026, Kolom Abu Capai 250 Meter, Status Masih Siaga
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 10.30
Gunung Anak Krakatau Erupsi Lontarkan Abu 400 Meter
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 18.42
Warga Sesak Nafas Akibat Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 16.48
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terbawa Angin hingga Ke Permukiman Warga di Rajabasa Lampung Selatan
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 16.38