Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Misteri Pesawat Amazon Jatuh: Rekaman Kokpit Ungkap Fakta Mengejutkan

Pesawat kargo Boeing 767 berusia 32 tahun yang dioperasikan oleh 21 Air untuk Amazon Prime Air mengalami kecelakaan di Miami pada 6 September 2026, menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya. Pesawat tergelincir melewati landasan pacu sejauh 396 meter dan menabrak dua kendaraan di darat. Rekaman kokpit mengungkapkan salah satu pilot memperingatkan pesawat terbang terlalu cepat lebih dari satu menit sebelum kecelakaan, namun peringatan tersebut diabaikan. Alarm otomatis juga berbunyi dua kali dengan peringatan "tingkat penurunan" akibat pesawat turun 400 kaki dalam empat detik, diikuti lima peringatan "medan terlalu rendah".

NTSB melaporkan 15 detik setelah pendaratan, salah satu pilot menyirukan pembatalan pendaratan dan meningkatkan dorongan mesin untuk go-around, namun empat detik kemudian tuas dikurangi ke posisi diam dan pesawat keluar dari landasan. NTSB tidak menemukan tanda-tanda rem atau dorongan balik yang diterapkan untuk memperlambat pesawat. Konsultan keselamatan Anthony Brickhouse menilai kecelakaan ini sebagai kegagalan komunikasi krusial antar kru, bertanya mengapa pendaratan diteruskan meskipun adanya banyak petunjuk bahwa pendaratan tidak stabil.

Kapten 55 tahun yang baru menerima kualifikasi tipe 767 pada Mei 2026 memiliki 7.145 jam terbang, sementara perwira pertama 37 tahun yang bersertifikat sejak April 2025 memiliki 2.655 jam terbang. Ini merupakan penerbangan ketiga pesawat tersebut pada hari yang sama, setelah rute Cincinnati-Miami dan Miami-San Juan. 21 Air belum memberikan tanggapan resmi terkait investigasi NTSB.

Berita terkait