Mobil China Bersiap Banjiri RI, Mau Buka 80 Diler Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pabrikan mobil asal China, Omoda & Jaecoo, mempercepat ekspansi bisnis di Indonesia dengan target lebih dari 80 diler yang beroperasi hingga akhir 2026. Langkah ini merupakan lanjutan dari tren ekspansi agresif merek-merek China di pasar otomotif nasional, termasuk kasus diler Honda di Pondok Pinang, Jakarta Selatan yang telah berhenti operasional dan sedang direnovasi untuk menjadi diler Jaecoo. Ekspansi jaringan ini sejalan dengan peluncuran Omoda O4 sebagai model pertama merek tersebut di Indonesia, yang juga menjadi bagian dari strategi memasukkan Omoda dan Jaecoo dalam satu entitas bisnis.
Omoda O4 diposisikan sebagai mobil listrik yang menargetkan generasi muda dengan gaya hidup digital. Perusahaan menggabungkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan pengalaman pengguna, memberikan kemudahan operasional dan rekomendasi yang relevan. Menurut Head of Product Omoda & Jaecoo Indonesia, Ryan Ferdiean Tirto, Indonesia dipilih sebagai negara pertama untuk memperkenalkan Omoda O4 karena pasarnya yang besar dan populasinya yang banyak generasi muda.
Strategi Omoda & Jaecoo tidak hanya fokus pada peluncuran produk baru, tetapi juga pada perluan memperluas jaringan penjualan, layanan purnajual, dan pengalaman konsumen. Jaringan diler akan terus ditambahkan sesuai dengan sebaran konsumen di seluruh Indonesia untuk memudahkan akses layanan penjualan dan after sales.
Bagikan
Berita terkait
Mobil Jerman Mulai Kehilangan Pangsa pasar, Apa yang Sedang Terjadi?
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 18.55
Balap Listrik Kini Punya Telinga: Sennheiser Masuk Formula E
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 12.54
Porsche Akan Kenalkan Taycan Bertenaga Listrik dengan Sistem E-Shift
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 09.26
BAIC Raih 407 SPK Selama GIIAS 2026, BAIC T1 Bukukan 139 Pesanan
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 15.18