Modernisasi Tata Kelola Pelabuhan Nasional, JICT Tanjung Priok Optimalkan Dual Move
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Jakarta International Container Terminal (JICT) mengoptimalkan penerapan JICT Dual Move, skema operasional yang memungkinkan satu kunjungan kendaraan untuk melakukan pengantaran petikemas ekspor dan pengambilan petikemas impor secara bergantian. Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas pergerakan kendaraan dan mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok. Dual Move dianggap sebagai bagian dari upaya modernisasi tata kelola pelabuhan nasional agar rantai logistik lebih efisien. Direktur Operasi dan Teknik JICT Doni Budiono menyampaikan hal ini saat sosialisasi kepada regulator KSOP Tanjung Priok, Pelindo Regional 2, pengguna jasa, hingga asosiasi dan perusahaan freight forwarding serta trucking di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Rabu, 12 Agustus 2026. Menurut Doni, efisiensi terminal akan memberikan nilai lebih besar ketika diterjemahkan menjadi produktivitas bagi pengguna jasa. Dengan Dual Move, satu kunjungan kendarangan dapat menghasilkan dua pergerakan produktif secara optimal. Hal ini juga mendukung transformasi green port yang sedang ditingkatkan JICT.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 19.17
Tingkatkan Produktivitas Pergerakan Truk Ekspor-Impor di Tanjung Priok, JICT Optimalkan Dual Move
Berita terkait
Polisi Selidiki Penyebab Puluhan Tank Kontainter Terbakar di Terminal NPCT1 Priok
Detik.com · 22 September 2026 pukul 10.35
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Jakarta, Disambut Lagu Si Jali-Jali
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 09.06
JICT Perkuat Ketahanan Siber di Terminal, Uji Pemulihan Operasi Maksimal 21 Jam
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 08.36
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi akhirnya tiba di Jakarta
ANTARA News · 18 September 2026 pukul 08.16