Modernisasi Tata Kelola Pelabuhan Nasional, JICT Tanjung Priok Optimalkan Dual Move
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Jakarta International Container Terminal (JICT) mengoptimalkan penerapan JICT Dual Move, skema operasional yang memungkinkan satu kunjungan kendaraan untuk melakukan pengantaran petikemas ekspor dan pengambilan petikemas impor secara bergantian. Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas pergerakan kendaraan dan mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok. Dual Move dianggap sebagai bagian dari upaya modernisasi tata kelola pelabuhan nasional agar rantai logistik lebih efisien. Direktur Operasi dan Teknik JICT Doni Budiono menyampaikan hal ini saat sosialisasi kepada regulator KSOP Tanjung Priok, Pelindo Regional 2, pengguna jasa, hingga asosiasi dan perusahaan freight forwarding serta trucking di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Rabu, 12 Agustus 2026. Menurut Doni, efisiensi terminal akan memberikan nilai lebih besar ketika diterjemahkan menjadi produktivitas bagi pengguna jasa. Dengan Dual Move, satu kunjungan kendarangan dapat menghasilkan dua pergerakan produktif secara optimal. Hal ini juga mendukung transformasi green port yang sedang ditingkatkan JICT.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 19.17
Tingkatkan Produktivitas Pergerakan Truk Ekspor-Impor di Tanjung Priok, JICT Optimalkan Dual Move
Berita terkait
Poltrada Bali Wisuda 70 Lulusan, Langsung Dilirik Industri Logistik & Otomotif
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.14
Kronologi Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 17.10
Bea Cukai Gagalkan Pengiriman 8,96 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Tanjung Priok
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 15.56
Bea Cukai Ungkap Modus 'Misdeclaration' Penyelundupan Motor Harley
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 10.10