Motif 2 Bocah Bakar Sekolah di Gunungkidul: Dendam Pernah Dibully
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dua bocah berusia 15 dan 14 tahun membakar dapur Madrasah Ibtidaiyah (MI) YAPPI Natah di Gunungkidul. Kakak kandung yang sudah tidak sekolah diduga membakar sekolah karena dendam setelah diketahui pernah menjadi korban bullying oleh teman sekelas dan dipukul oleh seorang guru sekitar tujuh tahun lalu. Mereka membawa solar dari rumah dan menggunakan jerami serta kertas di lokasi untuk membakar dapur sekolah. Menurut Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Tri Hartanto, kedua pelaku mengakui perbuatannya dilatarbelakangi rasa dendam dan kemarahan atas penganiayaan yang dialami dulu. Polisi masih dalam tahap penyelidikan dan belum menentukan pasal hukum. Kedua bocah tidak ditahan karena masih di bawah umur, dan dilaporkan akan ada pendampingan dari Bapas, dinas terkait, serta UPTD PPA untuk kasus ini. Lokasi kebakaran masih dalam polisi garis, namun ruang kelas lain yang tidak rusak sudah dapat digunakan kembali untuk kegiatan belajar mengajar.
Bagikan
Berita terkait
2 Bocah Perempuan Jadi Pelaku Pembakaran Sekolah Madrasah di Gunungkidul
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 16.03
Polisi Periksa 6 Saksi di Kasus Bullying Pemalang
kumparan · 3 Oktober 2026 pukul 10.08
Makan Kambing yang Mati karena Sakit, 4 Warga Gunungkidul Positif Antraks
kumparan · 3 Oktober 2026 pukul 07.00
Ortu Korban Dugaan Bullying di Alexandria Islamic School Lapor Disdik Bekasi
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 22.31