Motor Tergelincir Pasir Proyek Pemkot Yogya, Pelajar Kecelakaan hingga Meninggal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang pelajar perempuan berinisial RS (16) meninggal dunia setelah tergelincir pasir yang diduga berasal dari material proyek Pemkot Yogyakarta pada Senin (31/8). Kejadian terjadi di Jalan Bugisan Yogyakarta ketika korban yang mengendarai sepeda motor Honda Stylo mencoba mendahului truk tronton Mercedes Benz. Saat mendahului, korban tersenggol oleh pasir, jatuh, dan tubuhnya masuk ke kolong truk yang hendak dilintasi. Korban pun dibawa ke rumah sakit namun tidak berhasil diselamatkan.
Komisi C DPRD Kota Yogyakarta memanggil Dinas Pekerjaan Umum, Perumihan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) serta kontraktor terkait untuk membahas kecelakaan ini. Dalam pertemuan tertutup, pihak DPUPKP tidak memberikan pernyataan kepada awak media. Ketua Komisi C, Bambang Seno Baskoro, menyatakan bahwa pasir yang menyebabkan kecelakaan adalah material pembangunan saluran air hujan yang dikelola mitra DPUPKP.
Seno menekankan pentingnya penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tidak hanya untuk pekerja proyek, tetapi juga untuk masyarakat umum. Ia menyatakan bahwa penumpukan material pasir di pinggir jalan seharusnya dilengkapi dengan tanda atau rambu keselamatan. Pihak pelaksana proyek telah bertemu dengan keluarga korban, dan DPRD berkomitmen menyelidiki seluruh proyek yang ada di Kota Yogyakarta untuk memastikan kepatuhan terhadap protokol K3.
Bagikan
Berita terkait
Pemotor di Serang Tewas Tertimpa Pohon Tumbang Saat Pulang Kerja
Detik.com · 1 September 2026 pukul 16.09
Sopir Pikap yang Tabrak Pemotor di Kudus Serahkan Diri ke Polisi
kumparan · 1 September 2026 pukul 01.01
Mobil Pikap Tabrak Sepeda Motor di Kudus, Korban Luka-luka
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 14.07
30 Perusahaan Raih IQSA Awards 2026, Penerapan K3 Berkelanjutan Terus Didorong
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 17.05