MUI ajak gelar Shalat Istisqa agar hujan turun dan karhutla berakhir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak umat Islam di seluruh Indonesia untuk menggelar Shalat Istisqa guna memohon turunnya hujan dan mengatasi krisis kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sedang terjadi. Wakil Ketua Umum MUI, Kiai Cholil Nafis, menyampaikan bahwa kemarau panjang dan karhutla telah menyebabkan krisis air bersih dan meningkatkan titik panas di hutan Indonesia, berdampar pada kesehatan masyarakat akibat asap. Shalat Istisqa diharapkan sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan doa bersama untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT di tengah musibah ini. Selain itu, Kiai Cholil juga menekankan pentingnya koordinasi pengurus masjid dan lembaga keagamaan di wilayah terdampak untuk mengorganisir pelaksanaan shalat tersebut secara berjamaah. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan bahwa Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah kini menjadi prioritas utama penanganan karhutla karena tren titik panasnya kembali meningkat setelah sebelumnya menurun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 4 September 2026 pukul 12.00
Hotspot Karhutla Naik Lagi, MUI Ajak Umat Gelar Salat Istisqa
Detik.com · 3 September 2026 pukul 14.51
Menerka Ujung Masa Kemarau
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 10.30
Salat Istisqa-OMC Jadi Ikhtiar saat Karhutla, Herman Deru Ingatkan Warga Tak Membakar
Berita terkait
Gubernur Ajak Shalat Istisqa, Kalteng Diguyur Hujan di Beberapa Lokasi
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 12.10
FOTO: Sumsel Gelar Salat Istisqa di Tengah Kepungan Karhutla
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 19.30
Atasi Karhutla saat Kemarau di Riau, 26 Ton Garam Disemai Selama 21 Hari
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 11.30
BMKG: Ada Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Kalbar pada 1-7 September
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 20.22