Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Muktamar Ke-35 NU Pakai Sistem Berbasis Chip dan AI Garapan Para Santri

Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, menghadirkan inovasi dalam pengelolaan peserta. Untuk pertama kalinya, panitia menggunakan sistem berbasis chip dan kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan oleh para santri di bawah koordinasi Gus Robin. Sistem ini memungkinkan verifikasi identitas dan status kepesertaan peserta secara akurat, sekaligus mendeteksi kehadiran dan lokasi peserta selama kegiatan berlangsung. Gus Ipul, Sekretaris Jenderal PBNU, menekankan bahwa teknologi ini bertujuan membuat penyelenggaraan muktamar lebih tertib, akurat, dan terukur, sekaligus mencegah adanya peserta yang tidak memenuhi syarat atau pengganti peserta. Sistem berbasis chip dan AI tidak hanya digunakan untuk registrasi, tetapi juga mendukung tata kelola peserta sejak awal hingga akhir acara. Dengan data yang telah tersedia dan jelas, panitia dapat memastikan bahwa seluruh peserta yang hadir adalah peserta yang sah sesuai DPT dan struktur organisasi. Gus Ipul menyampaikan bahwa penerapan teknologi ini diharapkan membuat proses pelayanan peserta lebih presisi dan efisien, sehingga tidak ada antrean panjang saat registrasi. Panitia menyiapkan empat pilar utama untuk penyelenggaraan muktamar: kesiapan fisik lokasi, logistik, tata kelola, dan sumber daya manusia serta sistem teknologi. Gus Ipul menyatakan bahwa seluruh perangkat utama penyelenggaraan telah siap, termasuk akomodasi peserta, tempat sidang, dan fasilitas pendukung. Muktamar ke-35 ini juga menjadi momen penting bagi NU, yaitu kembalinya forum tertinggi organisasi ke Jombang, tanah kelahiran para pendiri NU, sekaligus menandai awal abad kedua organisasi tersebut.

Berita terkait