Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Muncul Fenomena Ramai Warga RI Tawarkan Take Over KPR Murah di Medsos

Fenomena penawaran take over KPR murah semakin marak di media sosial. Sejumlah pemilik rumah menawarkan pengalihan kredit dengan harga jauh di bawah biaya yang telah dikeluarkan selama masa cicilan. Mereka mengaku membutuhkan dana cepat atau sedang dalam kondisi keuangan terdesak. Penawaran tersebut tersebar di berbagai kawasan seperti Grand Duta City Bekasi, Pondok Ungu Bekasi, dan Gunung Sindur Bogor. Harga take over bervariasi, mulai dari Rp35 juta hingga Rp49 juta, meskipun rumah tersebut sudah dilengkapi fasilitas tambahan seperti canopy, pagar, dan AC. Pemilik rumah juga menawarkan harga di bawah nilai buku karena ingin cepat menyelesaikan transaksi. Take over KPR sendiri merujuk pada pengalihan kredit rumah dari debitur lama ke debitur baru. Fenomena ini mencerminkan kesulitan pemilik rumah dalam menjual properti secara konvensional di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu. Banyak yang memilih melepas rumah sebelum masa kredit selesai untuk menghindari beban cicilan yang berkelanjutan.

Berita terkait