Muncul Semburan Lumpur di Blora, Badan Geologi RI Warning Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Geologi Kementerian ESDM mengeluarkan peringatan terkait munculnya semburan lumpur di Kawasan Wisata Geologi Oro-oro Kesongo, Blora, Jawa Tengah. Masyarakat dan pengunjung diminta waspada serta menjauhi titik semburan untuk menghindari risiko lontaran material lumpur dan gas berbahaya. Kepala Badan Geologi Lana Saria mengatakan pihaknya masih mengumpulkan informasi mengenai intensitas semburan yang disebut mirip dengan lumpur Lapindo di Sidoarjo, dan akan segera melakukan verifikasi lapangan untuk mengevaluasi kondisi geologi terkini.
Menurut Lana, kawasan Oro-oro Kesongo memang dikenal memiliki fenomena geologi berupa keluarnya lumpur dan gas dari bawah permukaan bumi secara alami. Aktivitas semburan dapat terjadi secara periodik dengan intensitas yang berubah-ubah. Ia menegaskan bahwa tingkat bahaya dan kondisi kejadian yang beredar di media sosial belum bisa disimpulkan sebelum memperoleh data primer dan observasi fisik langsung. Pemerintah daerah dan petugas keamanan setempat telah diinstruksikan mengawal area tersebut agar tidak ada warga yang masuk ke zona bahaya. Badan Geologi berkomitmen menyampaikan informasi terbaru setelah evaluasi teknis di lapangan selesai dilakukan.
Bagikan
Berita terkait
Heboh Fenomena Semburan Lumpur di Blora, Ini Penjelasan Badan Geologi
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 09.10
Heboh Semburan Lumpur di Blora Mirip Lapindo, Badan Geologi Buka Suara
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 10.31
Badan Geologi RI Buka-bukaan Penyebab Semburan Lumpur di Blora
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 10.58
Semburan Lumpur Muncul di Oro-oro Kesongo Blora, Tingginya Capai 15 Meter
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 18.23