Nama Stasiun LRT Pegangsaan Dua Diubah Jadi Kelapa Gading, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan perubahan nama Stasiun LRT Pegangsaan Dua menjadi Stasiun LRT Kelapa Gading. Perubahan ini dilakukan untuk menghindari kebingungan masyarakat, karena ke depan akan ada stasiun bernama Proklamasi di jalur yang sama. Pramono menjelaskan bahwa nama Kelapa Gading lebih sesuai dengan lokasi stasiun tersebut yang berada di Kelapa Gading.
Proyek LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai akan memiliki 11 stasiun dengan total investasi mencapai Rp 12,1 triliun. Waktu tempuh dari Kelapa Gading ke Manggarai diperkirakan hanya 28 menit, dan dari Manggarai ke Dukuh Atas sekitar dua menit. Jadi, perjalanan dari Kelapa Gading ke Dukuh Atas dapat diselesaikan dalam sekitar 30 menit.
Pramono berharap LRT Jakarta menjadi tulang punggung transportasi publik baru di Ibu Kota, dengan kapasitas mengangkut sekitar 80.000 penumpang per hari. Ia yakin layanan ini akan menjadi solusi penting untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan mobilitas warga Jakarta.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 19.50
LRT Jakarta Bakal Punya Stasiun Bernama Proklamasi
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 07.15
LRT Baru Siap Beroperasi, Kelapa Gading-Manggarai Hanya 28 Menit
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 22.12
Pramono Akan Naikkan Obligasi Jakarta Jadi Rp 5,2 Triliun, Danai LRT dan RS
ANTARA News · 5 Agustus 2026 pukul 22.08
PT MRT investasikan Rp300 miliar bangun pedestrian deck Dukuh Atas
Berita terkait
Pramono Pastikan LRT Manggarai-Dukuh Atas Mulai Januari 2027
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 17.15
Pramono Targetkan Groundbreaking MRT Barat-Timur Tahun Ini
kumparan · 16 September 2026 pukul 15.54
LRT Jakarta ke Dukuh Atas Butuh Rp 2,7 T, Pramono: Bisa dari Obligasi-Danantara
Detik.com · 16 September 2026 pukul 15.33
Pengoperasian Rute Baru LRT ke Manggarai Tunggu Peresmian Presiden
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 14.10