Nasihat Ulama Saat Terjadi Gempa dan Bencana Alam, Dianjurkan Perbanyak Tobat dan Istighfar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Artikel ini membahas pandangan Islam mengenai gempa bumi dan bencana alam sebagai tanda-tanda kekuasaan Allah serta peringatan bagi manusia. Dalam Islam, bencana bukan sekadar fenomena alam, melainkan juga merupakan panggilan untuk introspeksi dan ketaatan kepada Allah. Para ulama menekankan pentingnya memperbanyak tobat, istighfar, dan zikir sebagai respons terhadap musibah, di samping meningkatkan kepedulian dan bantuan kepada sesama yang terdampak.
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, ulama besar Saudi, menasihatkan agar setiap Muslim yang telah baligh segera bertaubat kepada Allah ketika terjadi bencana, dengan menjauhi segala bentuk syirik dan kemaksiatan. Menurut beliau, tobat dapat membawa keselamatan dari bahaya dunia dan akhirat. Imam Syafi’i juga pernah menyatakan bahwa memperbanyak tasbih adalah obat paling mujarab untuk menghadapi bencana. Selain itu, Imam As-Suyuthi menjelaskan bahwa dzikir kepada Allah dapat menjadi sebab diangkatnya bencana dan azab.
Ayat Al-Qur’an dalam QS Al-Maidah: 66 dirujuk untuk menunjukkan bahwa ketaatan kepada Allah adalah sumber keberkahan dan perlindungan dari keburukan. Nasihat para ulama ini mengajak umat Muslim untuk tetap istiqamah dalam agama dan menjadikan bencana sebagai pengingat untuk kembali kepada Allah.
Bagikan
Berita terkait
Pengin Selamat Dunia Akhirat? Simak 11 Nasihat Ulama Ini Khusus untuk Muslimah
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 14.24
Gempa Bumi Menurut Islam: Azab atau Peringatan dari Allah? Ini Penjelasannya
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 05.15
Polda NTT Siaga Penjarahan di Lokasi Gempa Flores
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 07.50
Korban Gempa NTT Capai 53 Orang, Waka MPR Minta Semua Pihak Fokus Evakuasi
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 06.39