Nenek di Pandeglang Tinggal di Rumah Tak Layak, Puasa karena Tak Ada Uang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nenek Sanami (75) tinggal di rumah tak layak huni di Kampung Baitul Mumin, Desa Cimoyan, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten, selama tiga tahun terakhir. Rumahnya hampir ambruk dengan atap runtuh dan tembok rapuh. Karena kondisi rumah yang tidak layak, Sanami terpaksa mengungsi ke tetangga saat hujan atau petir. Usianya yang sudah tua membuatnya bergantung pada bantuan tetangga untuk kebutuhan sehari-hari. Jika tidak ada bantuan, ia terpaksa berpuasa karena tidak ada makanan. Sanami pernah mendapat dua kali bantuan sosial dari pemerintah, yakni saat pandemi COVID-19 dan dari pemerintah desa, namun bantuan untuk perbaikan rumah belum pernah diterima. Ia berharap mendapatkan bantuan agar rumahnya bisa diperbaiki. Kepala Desa Cimoyan, Oni Badroni, mengonfirmasi bahwa usulan perbaikan rumah sudah diajukan, namun terhalang karena Sanami belum memiliki dokumen identitas lengkap. Pihak desa sedang membantu membuatkan kartu keluarga dan dokumen lain yang diperlukan agar bantuan dapat diproses melalui Dinas Sosial.
Bagikan
Berita terkait
LPDB Koperasi Rayakan Dua Dekade dengan Berbagi, Salurkan Ratusan Paket Bantuan Sosial untuk Lansia
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 12.01
LPDB Koperasi Rayakan 2 Dekade, Salurkan Ratusan Bantuan Sosial untuk Lansia
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 11.48
Sakit Stroke, Pak Awan Berharap Punya Gerobak untuk Mempermudah Jualan Balon
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 15.09
Pupuk Indonesia & Sukarelawan Bergerak, Bantuan Disalurkan untuk Korban Bencana NTT
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.45