Jakarta · Rabu, 30 September 2026Cari
WargaKonoha

Nestapa Ibu Hamil Kehilangan Bayi dan Rahim, Diduga Ada Kelalaian Petugas

Seorang ibu hamil di Depok kehilangan calon bayinya setelah diduga kelalaian penanganan medis di Puskesmas Tapos. Korban, seorang wanita 31 tahun hamil anak kedua dengan usia kandungan sembilan bulan, sempat menjalani pemeriksaan dan perawatan di puskesmas tersebut. Pada 23 September 2026, puskesmas merujuk korban ke rumah sakit karena kondisi yang dinilai membutuhkan peralatan lebih lengkap. Namun, saat proses operasi di rumah sakit, ditemukan robekan pada rahim yang menyebabkan calon bayi tidak selamat. Akibatnya, dokter terpaksa melakukan histerektomi atau pengangkatan rahim untuk menyelamatkan nyawa korban.

Keluarga korban, yang diwakili oleh sang ayah Kusmoyo, mendatangi Puskesmas Tapos untuk meminta penjelasan dan tanggung jawab atas dugaan kelalaian ini. Mereka menyatakan tidak terima karena korban tidak hanya kehilangan bayi, tetapi juga tidak bisa melahirkan lagi di masa depan akibat rahim yang dicabut.

Dinas Kesehatan Kota Depok menyatakan akan melakukan investigasi khusus dan audit maternal perinatal yang independen. Mereka akan melibatkan dokter dari luar serta organisasi profesi untuk meninjau seluruh proses penanganan, baik di puskesmas maupun di rumah sakit, guna mengungkap fakta di balik kejadian ini.

Berita terkait