Nestapa Ibu Hamil Kehilangan Bayi dan Rahim, Diduga Ada Kelalaian Petugas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9361338/original/022912500_1790696483-IMG-20260929-WA0017.jpg)
Seorang ibu hamil di Depok kehilangan calon bayinya setelah diduga kelalaian penanganan medis di Puskesmas Tapos. Korban, seorang wanita 31 tahun hamil anak kedua dengan usia kandungan sembilan bulan, sempat menjalani pemeriksaan dan perawatan di puskesmas tersebut. Pada 23 September 2026, puskesmas merujuk korban ke rumah sakit karena kondisi yang dinilai membutuhkan peralatan lebih lengkap. Namun, saat proses operasi di rumah sakit, ditemukan robekan pada rahim yang menyebabkan calon bayi tidak selamat. Akibatnya, dokter terpaksa melakukan histerektomi atau pengangkatan rahim untuk menyelamatkan nyawa korban.
Keluarga korban, yang diwakili oleh sang ayah Kusmoyo, mendatangi Puskesmas Tapos untuk meminta penjelasan dan tanggung jawab atas dugaan kelalaian ini. Mereka menyatakan tidak terima karena korban tidak hanya kehilangan bayi, tetapi juga tidak bisa melahirkan lagi di masa depan akibat rahim yang dicabut.
Dinas Kesehatan Kota Depok menyatakan akan melakukan investigasi khusus dan audit maternal perinatal yang independen. Mereka akan melibatkan dokter dari luar serta organisasi profesi untuk meninjau seluruh proses penanganan, baik di puskesmas maupun di rumah sakit, guna mengungkap fakta di balik kejadian ini.
Bagikan
Berita terkait
Kasus ILI di Depok Naik 90 Persen, 7 dari 9 Anak yang Diperiksa Positif Influenza A
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 16.00
Stok Obat ISPA di Puskesmas Kota Depok Dipastikan Aman Pascaerupsi Anak Krakatau
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 18.00
Penerima MBG Bakal Diperluas, Ibu Hamil dan Balita Juga Dapat
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 21.03
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Depok, Polisi Bagikan 1.000 Masker kepada Pengendara
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 21.00