Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Nestapa Pos Polisi Slipi yang Selalu jadi Korban Amarah Pendemo

Pos polisi di bawah Flyover Slipi, Jakarta Barat, rusak dan terbakar pada malam Kamis (27/8/2026) setelah dikerumuni massa remaja. Massa mulai mengelilingi pos polisi, lalu melempar batu hingga kaca depan pecah. Api kemudian muncul dari dalam bangunan, menyebabkan asap tebal. Warga lokal Royyan (25) melaporkan melihat proses pembakaran saat tiba di lokasi. Polisi menanggapi dengan menembakkan gas air mata dari arah Flyover, sehingga massa berlarian ke arah Palmerah, Pejompongan, dan sekitar pom bensin Palmerah. Beberapa massa jatuh di sekitar lokasi saat kabur.

Kasus ini bukan pertama kalinya pos polisi Slipi menjadi sasaran kerusuhan. Pada Mei 2019, massa yang didominasi remaja dan pelajar sekolah merusak fasilitas kepolian, melempar batu, petasan, dan senjata tumpul. Polisi menanggapi dengan gas air mata, dan bentrokan berlangsung sekitar 10 menit. Pada 24 September 2019, pos polisi kembali dibakar, menyebabkan kerusakan parah dan tiga motor hangus. Enam tahun kemudian, pada 25 Agustus 2025, massa kembali merusak dan membakar tenda di sekitar pos polisi.

Pada aksi terbaru, massa bergerak dari depan Gedung DPR menuju Semanggi dan Slipi. Mereka melempar batu dan benda ke arah polisi, sementara petugas menanggapi dengan gas air mata dan dorongan. Di sejumlah titik, massa membakar ban dan benda lainnya. Di kawasan Flyover Slipi, petugas gabungan berusaha menahan massa yang mendesak. Akhirnya, pos polisi Slipi kembali rusak dan hangus akibat aksi pembakaran.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait