Netanyahu Ancam Lebih Banyak Pembunuhan di Gaza, Israel Makin Terpecah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan komitmen untuk melanjutkan pembunuhan terarah terhadap pemimpin Hamas guna memastikan kelompok tersebut tidak lagi memerintah Gaza. Operasi militer Israel sejak Oktober 2023 telah menyebabkan lebih dari 74.000 warga Palestina tewas, 175.000 luka-luka, serta menghancurkan sekitar 90% infrastruktur di wilayah tersebut.
Di sisi internal, Presiden Isaac Herzog memperingatkan adanya perpecahan masyarakat yang semakin mendalam menjelang pemilihan umum legislatif pada 27 Oktober. Sementara itu, Netanyahu sendiri menghadapi tekanan hukum berupa persidangan kasus korupsi di dalam negeri dan status buronan Mahkamah Internasional (ICJ) atas tuduhan kejahatan perang di Gaza.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 09.26
Jelang 3 Tahun Serangan di Gaza, Sekjen PBB Desak Gencatan Senjata Permanen
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 16.31
Israel Gagal Bunuh Tokoh Senior Hamas di Gaza
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 17.09
Serangan Israel di Gaza Tewaskan 5 Orang, Klaim Incar Pemimpin Senior Hamas
kumparan · 6 Oktober 2026 pukul 15.44
Jelang Peringatan 7 Oktober, Militer Israel Siaga Tinggi dan Ancam Gaza
Berita terkait
Serangan Israel Tewaskan 5 Warga Palestina di Gaza, 4 di Antaranya Perempuan
kumparan · 4 Oktober 2026 pukul 04.30
Netanyahu Bantah Minta Presiden UEA Sangkal Peringatan Soal Hamas
Detik.com · 29 September 2026 pukul 17.48
Israel Bunuh Komandan Senior Hamas, Perang Gaza Membara Lagi
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 16.15
Netanyahu Ngotot Pasukan Israel Tak akan Mundur dari Garis Kuning Gaza, Justru Perluas Kendali
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 19.27