Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Netanyahu di PBB: Semprot Wali Kota NY Mamdani-Banyak Yang Walk Out

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpidato di Sidang Majelis Umum PBB pada hari Kamis, di mana ia membela keras kebijakan Israel dan menyerang kritikus internasional, termasuk Wali Kota New York Zohran Mamdani yang sebelumnya menyebutnya penjahat perang. Saat pidatonya, puluhan delegasi keluar dari ruangan sebagai bentuk protes, yang Netanyahu sebut sebagai 'pengecut moral'. Netanyahu juga menuduh Mamdani mendukung Hamas dan menyebut para pemimpin Eropa serta Qatar dan Turki sebagai penyebar kebohongan tentang Israel. Mamdani kemudian menanggapi dengan menyatakan bahwa Netanyahu tetap menjadi subjek surat perintah penangkapan dari Pengadilan Pidana Internasional (ICC) atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza dan Tepi Barat.

Di luar gedung PBB, beberapa ratus pengunjuk rasa berkumpul dan memblokir lalu lintas, menuntut agar dunia berhenti mempersenjatai Israel dan membiarkan Gaza serta Iran hidup. Polisi dilaporkan menahan para demonstran tersebut. Netanyahu juga memuji Presiden AS Donald Trump dalam pidatonya, meskipun tidak ada jadwal pertemuan resmi antara keduanya. Israel saat ini menghadapi isolasi diplomasi yang semakin dalam sejak perang di Gaza dimulai hampir tiga tahun lalu, dan sejumlah sekutu seperti Inggris, Prancis, dan Kanada baru-baru ini mengumumkan sanksi terhadap permukiman Israel di Tepi Barat.

Pidato Netanyahu berdurasi 40 menit dan diproyeksikan sebagai kampanye politik menjelang pemilihan umum yang akan digelar pada 27 Oktober. Pemerintah Israel bahkan memasang 500 papan reklame pro-Israel dan anti-Iran di Manhattan. Dalam pidatonya, Netanyahu menekankan bahwa Israel tidak melakukan genosida, tetapi justru mencegahnya, dan menurunkan laporan kekerasan di Tepi Barat hanya sebagai ulah sekitar 150 remaja nakal.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait