Nicolas Maduro Minta Pengadilan AS Batalkan Dakwaan Narkoterorisme
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengajukan permohonan ke hakim federal New York untuk membatalkan dakwaan perdagangan narkoba dan narkoterorisme. Maduro menyatakan memiliki kekebalan hukum sebagai kepala negara dan ditahan di Metropolitan Detention Center Brooklyn bersama istrinya Cilia Flores. Hakim belum memutuskan soal imunitas sovereign immunity. Persidangan utama dijadwalkan 1 Juni 2027 dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup bila bersalah. Kasus ini menjadi perhatian internasional karena status Maduro sebagai pemimpin negara yang ditangkap operasi militer AS.
Bagikan
Berita terkait
Nicolas Maduro Kirim Pesan dan Foto dari Penjara AS: Tegaskan Tetap Teguh
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 05.41
Viral Foto 2 Jari Eks Presiden Ini dari Penjara, Kirim Pesan Menantang
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 21.05
Foto Pertama Eks Presiden Venezuela Sejak Ditangkap AS
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 21.04
Eks Presiden Venezuela Posting Foto Pertamanya Sejak Ditangkap AS
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 13.58