Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Nicolas Maduro Minta Pengadilan AS Batalkan Dakwaan Narkoterorisme

Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengajukan permohonan ke hakim federal New York untuk membatalkan dakwaan perdagangan narkoba dan narkoterorisme. Maduro menyatakan memiliki kekebalan hukum sebagai kepala negara dan ditahan di Metropolitan Detention Center Brooklyn bersama istrinya Cilia Flores. Hakim belum memutuskan soal imunitas sovereign immunity. Persidangan utama dijadwalkan 1 Juni 2027 dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup bila bersalah. Kasus ini menjadi perhatian internasional karena status Maduro sebagai pemimpin negara yang ditangkap operasi militer AS.

Berita terkait