Nilai Obligasi Daerah Jakarta Naik Jadi Rp 5,6 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322634/original/060059600_1786544734-IMG_3602.jpg)
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menaikkan rencana penerbitan obligasi daerah menjadi Rp 5,6 triliun, naik dari rencana awal Rp 3,5 triliun lalu Rp 5,2 triliun. Total ini diusulkan sebagai penerbitan dalam dua tahap: Rp 4,2 triliun pada 2027 dan Rp 1,3 triliun pada 2028.
Dana obligasi akan digunakan untuk proyek infrastruktur yang menangani kemacetan, banjir, kesehatan, dan pendidikan. Pemprov DKI masih membahas tenor obligasi bersama DPRD DKI Jakarta untuk menentukan skema pembiayaan paling aman.
Proses selanjutnya melibatkan koordinasi dengan pemerintah pusat, mulai dari Kemendagri, Bappenas, Kementerian Keuangan, hingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelum penawaran perdana dilakukan. Pemprov DKI juga mendapat asistensi dari Asian Development Bank (ADB).
Bagikan
Berita terkait
SMI salurkan pembiayaan Rp178,02 M buat bangun infrastruktur Maluku
ANTARA News · 28 September 2026 pukul 19.33
Bakal Jadi Beban Warga Jakarta, PSI Minta Pramono Kaji Ulang Rencana Penerbitan Obligasi
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 17.12
Zohran Mamdani Tawarkan Tim Keuangan Bantu Jakarta Terbitkan Obligasi
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 17.45
Bertemu Pramono, Zohran Mamdani Tawarkan Tim Bantu Terbitkan Obligasi
Detik.com · 21 September 2026 pukul 08.14