Operasi Karhutla Gunung Bromo Ditutup, 1.121 Hektare Kawasan TNBTS Terdampak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) berakhir pada Selasa (18/8/2026). Operasi berlangsung sejak 3 hingga 17 Agustus 2026 dengan dampak luas 1.121,66 hektare. Penanganan berjalan aman, lancar, dan terkendali berkat koordinasi lintas sektor meliputi TNI-Polri, BPBD Jawa Timur, BPBD empat kabupaten terdampak, Balai Besar TNBTS, BMKG, sukarelawan, masyarakat, serta media. Tantangan utama adalah kondisi medan dengan tebing terjal dan kabut yang menyulitkan water bombing, serta vegetasi yang terbakar berupa semak dan ilalang kering yang mudah kembali menyala.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 20.22
Karhutla di Indragiri Hulu Riau Mencapai 434 Ha, Vegetasi Padat dan Sumber Air Minim Hambat Pemadaman
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 18.00
Menhut Sebut 9 Kasus Karhutla Diproses Hukum, 4 Kasus Sudah Ada Tersangka
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 16.03
Komisi IV Rapat Bareng Menhut Bahas Karhutla: Jangan Kalah Cepat dari Titik Api
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 13.25
Polda Kalteng Tetapkan 12 Orang Jadi Tersangka Karhutla
Berita terkait
Karhutla Gunung Bromo Dipadamkan, Petugas Kemenhut Masih Waspadai Bara Tersembunyi
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 20.02
Karhutla Gunung Bromo Padam, Tim Gabungan Masih Siaga Antisipasi Titik Asap Baru
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 10.35
Wisata Gunung Bromo Masih Tutup Meski Kebakaran Telah Padam, Ini Alasannya
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 15.11
BNPB Targetkan 2 Titik Api Karhutla Gunung Bromo Padam Jumat
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 14.09