Operasi SAR 5 jurnalis dihentikan, ini fakta selama 10 hari pencarian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang di perairan Selat Sunda resmi dihentikan setelah 10 hari pencarian tanpa hasil. Speedboat Arupadatu I yang membawa rombongan tersebut berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Banten, pada 7 September 2026 untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. Komunikasi terakhir dilaporkan pada pukul 15.04 WIB, dan laporan hilang kontak ditindaklanjuti pada 8 September. Selama operasi, tim SAR gabungan melibatkan ratusan personel, 24 kapal, dan helikopter, serta memperluas area pencarian hingga 8.509 mil laut persegi. Beberapa benda seperti life jacket, helm, jeriken, dan terpal ditemukan, namun tidak memiliki keterkaitan dengan kapal yang dicari. Penghentian operasi disampaikan Gubernur Banten Andra Soni setelah dinilai tidak efektif. Meski operasi dihentikan, pemantauan tetap dilakukan dan dapat dibuka kembali jika ada informasi baru. Selama 10 hari, tidak ada tanda keberadaan delapan orang yang dicari.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 17 September 2026 pukul 21.45
Operasi SAR Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Resmi Dihentikan
kumparan · 18 September 2026 pukul 16.41
Foto: Doa dan Tabur Bunga untuk 5 Wartawan yang Hilang di Selat Sunda
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 15.01
Pencarian Jurnalis Hilang Disetop, Keluarga Tabur Bunga di Selat Sunda
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 00.09
Sambil Menangis, Keluarga Jurnalis Hilang Memohon Pencarian Diperpanjang
Berita terkait
Operasi SAR 8 Orang Hilang di Selat Sunda Memasuki Hari Ketujuh, Basarnas Evaluasi Perpanjangan
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 11.02
Helikopter HR-3604 Tiba di Pantai Carita, Bantu Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 10.01
Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 19.15
3 Kapal Perang Dikerahkan Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.11