Operasi SAR Jurnalis Hilang di Selat Sunda Resmi Ditutup Setelah 10 Hari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan untuk rombongan jurnalis dan kru KM Arupadatu I yang hilang di Selat Sunda resmi ditutup pada Kamis (17/9) setelah 10 hari pencarian tanpa hasil signifikan. Gubernur Banten Andra Soni memerintahkan penghentian operasi karena tidak efektif, dengan total luas area pencarian mencapai 8.509 nautical mile persegi. Meskipun tidak menemukan korban, pihak pemerintah menyatakan operasi dapat dibuka kembali jika ada petunjuk valid atau laporan baru. Pencarian melibatkan 523 personel gabungan dari berbagai elemen, termasuk Basarnas, namun temuan 13 objek terapung tidak terkait dengan kapal yang hilang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 17 September 2026 pukul 18.47
Operasi SAR gabungan jurnalis hilang di Selat Sunda dihentikan
Detik.com · 17 September 2026 pukul 19.15
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru di Gunung Anak Krakatau Resmi Dihentikan
Detik.com · 17 September 2026 pukul 07.21
Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Memasuki Hari ke-10
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 21.47
Mawar Putih dan Doa Kembali Selamat untuk 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Berita terkait
Tim SAR Kembali Temukan Pelampung di Hari Keempat Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 20.04
Hari Kedua Operasi SAR, Rombongan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda belum Ditemukan
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 18.07
Hari ke-8 Pencarian 5 Jurnalis Hilang, Tim SAR Sisir Daratan Pulau Sertung, Rakata dan Panjang
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 14.41
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru di Anak Krakatau Diperpanjang, Ini Alasannya
Detik.com · 14 September 2026 pukul 22.59