Orang Nomor Ketiga di FIFA Mundur usai Kritik Presiden Infantino
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

FIFA secara resmi mengonfirmasi pengunduran diri Kevin Lamour sebagai Chief Operating Officer (COO) per 17 Agustus 2026. Keputusan ini diambil setelah Lamour secara terbuka mengkritik rencana Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk menjual sebagian kepemilikan kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia, kepada investor swasta. Lamour, pejabat ketiga tertinggi di FIFA, menyebut proposal tersebut sebagai "proyek satu orang" dan mendesak pemangku kepentingan untuk mengevaluasi arah kebijakan organisasi.
Meskipun proposal privatisasi akhirnya dibatalkan oleh FIFA dan disambut baik oleh pejabat seperti Sekretaris Jenderal Mattias Grafstrom serta Arsene Wenger, pengunduran diri Lamour tetap terjadi. Langkah ini menandai tantangan signifikan bagi kepemimpinan Infantino, dengan tekanan dari konfederasi besar seperti UEFA, CONCACAF, dan AFC yang sebelumnya menunjukkan sikap kritis terhadap rencana tersebut. FIFA telah meminta maaf atas polemik ini, sementara dukungan untuk Infantino masih mengalir.
Pengosongan posisi COO menciptakan kekosongan dalam manajemen operasional FIFA dan mencerminkan dinamika kekuasaan yang memanas di markas besar Zurich menjelang siklus kompetisi mendatang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 02.33
Messi Sedang Berduka, Suporter Nashville Malah Ejek La Pulga dan Infantino
Berita terkait
Nomor 10 Lionel Messi Mau Diabadikan Argentina, FIFA Justru Jadi Penghalang
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 03.12
Prediksi Indonesia vs Bangladesh: Herdman Siapkan Trisula untuk Kejar Gol
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 17.33
Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Tak Berhenti Berjuang
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 17.08
Tahan Timnas Indonesia, Malaysia Makin Pede, Tan Cheng Hoe Bidik Singapura
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 14.14